ptkips

A. PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah

Ilmu pengetahuan merupakan bekal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan ilmu pengetahuan manusia akan bisa merubah diri dan kehidupannya. Dan dengan ilmu pengetahuan diharapkan setiap manusia  mampu menciptakan perubahan yang positif terhadap kemajuan tekhnologi sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun kenyataannya dalam dunia pendidikan sering terdengar keluhan dari para guru dilapangan tentang materi pelajaran yang terlalu banyak dan keluhan waktu untuk mengajarkannya.

Dalam pembelajaran dikelas penggunaan model pembelajaran yang bervariatif masih sangat rendah dan guru cenderung menggunakan model konvensional pada setiap pembelajaran yang dilakukannya. Hal ini mungkin karena kurangnya penguasaan guru terhadap model pembelajaran yang ada, padahal penguasaan model-model pembelajaran  sangat diperlukan untuk meningkatkan professional guru, dan sangat sesuai dengan kurikulum KTSP.

Pada kurikulum KTSP khususnya mata pelajaran IPS menuntut guru untuk mengantarkan  anak didik menuju kedewasaan dan keberhasilan dalam kehidupan di masyarakat. Maka dari itu mata pelajaran IPS harus disusun secara sistematis, komprehensif dan terpadu. Untuk itu guru perlu meningkatkan mutu pembelajarannya, dimulai dari rancangan yang baik dengan memperhatikan tujuan, karakteristik siswa, materi yang diajarkan dan sumber belajar yang tersedia. Sehingga  proses pembelajaran bisa efektif, efisien, mempunyai daya tarik dan tidak membosankan. dan akhirnya mampu meningkatkan hasil belajar yang optimal. Tetapi kenyatannya pada proses pembelajaran masih belum bisa optimal, hal ini bisa dilihat pada penguasaan anak kelas 3 MI ISLAMIYAH DAWU saat pelajaran IPS mengenai arah mata angin yang diterapkannya dalam denah. Dari 24 siswa hampir 70% anak tidak mampu menguasai materi tersebut.

Hal ini mendorong penulis untuk melakukan penelitian tindakan kelas. Untuk itu penulis mengambil judul “ Strategi Meningkatkan Pemahaman Siswa Mengenai Arah Mata Angin Dalam Denah dengan Metode Pemberian Tugas Pada Mata Pelajaran IPS Kelas 3 SD/MI “

  1. Tujuan Penelitian

Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan metode pemberian tugas pada mata pelajaran IPS dengan materi pokok membuat denah, sebagai suatu upaya perbaikan dan peningkatan pemahaman siswa.

Secara khusus tujuan pemberian tugas adalah sebagai berikut:

  1. Mengetahui kemampuan guru mendesain model pembelajaran dengan metode pemberian tugas pada mata pelajaran IPS.
  2. Menerapkan  metode pemberian tugas pada mata pelajaran IPS.
  3. Meningkatkan pemahaman siswa mengenai arah mata angin dalam denah dengan metode pemberian tugas .
  4. Mengetahui apakah metode pemberian tugas mampu memperbaiki dan meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran.
  5. Meningkatkan pengalaman siswa, dengan belajar mandiri.
  6. Mengetahui kendala yang dihadapi dalam menerapkan model metode pemberian tugas.
  7. Mengetahui solusi yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala dalam menerapkan metode pemberian tugas.
  1. Proses Penulisan Laporan

Laporan ini disusun berdasarkan  catatan yang dibuat oleh penulis selama merancang proses perbaikan, pelaksanaan perbaikan dan observasi ketika pelaksanaan perbaikan yang dilakukan selama 2 siklus. Siklus pertama dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Agustus 2008 selama satu jam pelajaran. Siklus kedua dilaksanakan pada hari Rabu, 3 September 2008 selama satu jam pelajaran.

Berkenaan dengan hal tersebut , maka laporan ini memuat tentang pendahuluan, perencanaan perbaikan, pelaksanaan perbaikan pembelajaran, temuan atau hasil yang diperoleh, serta kesimpulan dan saran tindak lanjut.

B.  PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN

  1. Identifikasi Masalah

Dalam pembelajaran IPS  kelas tiga dengan materi pokok membuat denah, hanya ada 3 orang dari 24 siswa yang mampu membuat denah secara benar. Selama pembelajaran siswa mengikuti dengan tertib. Tetapi ada sebagian siswa yang tampak tidak sungguh-sungguh. Ketika dilaksanakan praktek langsung menunjukkan arah mata angin berdasarkan hasil observasi 91, 87 % siswa melaksanakan dengan benar. Akan tetapi saat menggambar denah hampir seluruh siswa menggambar dengan keliru. Berdasarkan hal tersebut peneliti meminta bantuan teman sejawat dan supervisor untuk mengindentifikasi kekurangan dari pembelajaran yang dilaksanakan. Dari hasil refleksi dan diskusi dengan supervisor terungkap beberapa masalah yang terjadi selama pembelajaran, yaitu:

–       Sebagian siswa kurang bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas

–       Rendahnya pemahaman siswa tentang gambar arah mata angin

–       Siswa tidak mampu menerapkan arah mata angin dalam membuat denah.

  1. Analisis dan Perumusan Masalah

Berdasarkan hasil refleksi dan diskusi dengan teman sejawat serta supervisor diketahui bahwa:

–       Guru belum mengelola kelas secara baik

–       Metode yang digunakan guru belum berhasil

–       Siswa kurang aktif dalam pembelajaran

–       Siswa kurang memahami arah mata angin yang diterapkan dalam denah.

Berdasarkan hal tersebut yang menjadi fokus perbaikan adalah ” Bagaimana meningkatkan pemahaman siswa tentang arah mata angin dalam denah mata pelajaran IPS dengan metode pemberian tugas “

  1. Rencana Perbaikan

Dari analisis dan perumusan masalah tersebut diatas maka program perbaikan perlu dilakukan. Peneliti melakukan perbaikan pembelajaran IPS dalam dua siklus untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu:

Siklus I

Rencana kegiatan pada tahap ini meliputi:

–       Membuat rencana perbaikan pembelajaran dengan materi pokok membuat denah

–       Mempersiapkan media berupa arah mata angin dan gambar denah ruang kelas.

–       Membuat alat evaluasi

–       Langkah-langkah pembelajaran IPS adalah:

  1. Apersepsi
  2. Tanya jawab tentang arah mata angin
  3. Membahas tugas yang diberikan saat pembelajaran sebelumnya
  4. Menjelaskan materi tentang gambar arah mata angin dan denah ( gambar arah mata angin dan denah )
  5. Memberikan tugas membuat denah ruang kelas lain
  6. Membahas tugas siswa
  7. Memberikan tindak lanjut dengan tugas membuat denah sekolah

Siklus II

Rencana kegiatan pada tahap ini meliputi :

–       Membuat rencana perbaikan pembelajaran dengan materi pokok membuat denah.

–       Membuat alat evaluasi

–       Langkah-langkah pembelajaran IPS adalah:

  1. Apersepsi
  2. Tanya jawab tentang arah mata angin
  3. Membahas tugas yang diberikan saat pembelajaran sebelumnya
  4. Memberikan tugas membuat denah rumah masing-masing
  5. Membahas tugas siswa
  6. Memberikan penguatan dengan membuat denah dari rumah menuju ke sekolah

C.  PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN

  1. Tempat Dan Waktu  Pelaksanaan

Pelaksanaan pembelajaran dan perbaikan pembelajaran dilaksanakan di kelas III , MI Islamiyah Dawu, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi mulai tanggal 27 Agustus sampai dengan 3 September 2008. Jadwal pelaksanaan pembelajaran dan perbaikan pembelajaran adalah sebagai berikut:

  1. Tanggal 27 Agustus 2008 mata pelajaran IPS kelas III siklus ke-1
  2. Tanggal 3 September 2008 mata pelajaran IPS kelas III siklus ke-2
  1. Prosedur Pelaksanaan

Langkah-langkah yang ditempuh dalam perbaikan pembelajaran IPS adalah sebagai berikut:

–       Apersepsi

–       Membahas materi pembelajaran dengan tanya jawab dan penggunaan media gambar

–       Menyimpulkan materi pembelajaran

  1. Siklus I

–       Memberikan tugas secara individu

–       Membahas hasil tugas siswa

–       Tindak lanjut

  1. Siklus II

–       Memberikan tugas secara individu

–       Penguatan materi pada siswa

Berdasarkan identifikasi masalah yang ditemukan yaitu rendahnya pemahaman siswa tentang gambar arah mata angin dan siswa tidak mampu menerapkan arah mata angin dalam membuat denah, maka metode yang dilakukan guru dalam mengajar menjadi perhatian khusus dalam perbaikan pembelajaran. Agar siswa lebih memahami arah mata angin dalam denah maka perlu diberikan tugas-tugas sebagai latihan.

  1. Hal- Hal Unik

Hal-hal unik yang muncul saat pelaksanaan perbaikan pembelajaran adalah tingkah laku siswa yang kesulitan menentukan arah mata angin dalam denah. Saat diberikan tugas membuat denah, ada siswa yang membolak balik buku untuk dihadapkan arah mata angin sebenarnya. Setelah diberikan bimbingan, siswa tersebut baru mengerti.

D.  TEMUAN ( HASIL YANG DIPEROLEH )

  1. Hasil Pengolahan Data

Data yang diperlukan dalam perbaikan tindakan kelas ini adalah data hasil pemberian tugas dalam membuat denah dan data saat proses pembelajaran. Dari data yang diperoleh tersebut digunakan untuk menyusun laporan perbaikan pembelajaran. Data yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Kondisi awal pembelajaran

–       Siswa yang memahami gambar arah mata angin masih kurang

–       Siswa yang mampu menerapkan arah mata angin dalam denah masih kurang

–       Hasil nilai membuat denah masih rendah

Kondisi Awal Pembelajaran

Pemahaman Siswa Dalam Menerapkan Arah Mata Angin Pada Denah Mata Pelajaran IPS Kelas III MI Islamiyah Dawu

NO Uraian Kegiatan Kondisi awal pembelajaran
Pemahaman %
1 Siswa yang memahami gambar arah mata angin 7 30
2 Siswa yang mampu menerapkan arah mata angin dalan denah 3 12
3 Siswa yang mampu membuat denah tetapi tidak memahami arah mata angin 14 58

Tabel I  Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Kondisi Awal Pembelajaran

NO NAMA Ketepatan Gambar arah mata angin Kesesuaian denah dengan arah mata angin Keterangan Denah Scor Nilai
0 – 40 0 – 40 0 – 20
1 Agus 15 10 10 35 35
2 Ardan 15 10 10 35 35
3 Celvin 15 10 10 35 35
4 Dwi 40 20 15 75 75
5 Efendi 40 10 15 65 65
6 Ellyana 20 20 15 55 55
7 Eno 20 10 10 40 40
8 Ghalih 20 10 10 40 40
9 Ibnu 15 10 10 35 35
10 Imam 15 10 10 35 35
11 Maratus 15 10 10 35 35
12 Maulana 15 10 10 35 35
13 Mieke 15 10 10 35 35
14 M.Aditya 15 10 10 35 35
15 M.Nurul 40 20 15 75 75
16 Novita 40 40 20 100 100
17 Rani 20 20 15 55 55
18 Rio 20 10 10 40 40
19 Roni 20 10 10 40 40
20 Sangky 15 10 10 35 35
21 Siti 40 20 15 75 75
22 Tri Purwanto 15 10 10 35 35
23 Twingky 40 40 20 100 100
24 Yulikawati 40 40 20 100 100
Jumlah 565 380 300 1245 1245
Rata-rata 23,54 15,83 12,50 51,88 51,88

Grafik Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Kondisi Awal Pembelajaran
Siklus I

  • Siswa yang memahami gambar arah mata angin sudah meningkat
  • Sebagian siswa sudah mampu menerapkan arah mata angin dalam denah
  • Nilai rata-rata membuat denah ada peningkatan

Dari hasil data tersebut dapat dibuat tabel dan grafik, yaitu sebagai berikut :

Tabel Siklus I

Pemahaman Siswa Dalam Menerapkan Arah Mata Angin Pada Denah

Mata Pelajaran IPS Kelas III MI Islamiyah Dawu

NO Uraian Kegiatan Siklus I
Pemahaman %
1 Siswa yang memahami gambar arah mata angin 12 50
2 Siswa yang mampu menerapkan arah mata angin dalam denah 5 20

3

Siswa yang mampu membuat denah tetapi tidak memahami arah mata angin 7 30

Tabel 2  Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Siklus I

NO NAMA Ketepatan Gambar arah mata angin Kesesuaian denah dengan arah mata angin Keterangan Denah Scor Nilai
0 – 40 0 – 40 0 – 20
1 Agus 20 15 15 50 50
2 Ardan 20 15 15 50 50
3 Celvin 20 15 15 50 50
4 Dwi 40 40 20 100 100
5 Efendi 40 20 20 80 80
6 Ellyana 40 20 20 80 80
7 Eno 40 15 15 70 70
8 Ghalih 40 20 15 75 75
9 Ibnu 20 15 15 50 50
10 Imam 20 15 15 50 50
11 Maratus 20 15 15 50 50
12 Maulana 20 15 15 50 50
13 Mieke 20 15 15 50 50
14 M.Aditya 20 20 15 55 55
15 M.Nurul 40 40 20 100 100
16 Novita 40 40 20 100 100
17 Rani 40 20 20 80 80
18 Rio 20 15 15 50 50
19 Roni 40 20 15 75 75
20 Sangky 20 15 15 50 50
21 Siti 40 20 20 80 80
22 Tri Purwanto 20 15 15 50 50
23 Twingky 40 40 20 100 100
24 Yulikawati 40 40 20 100 100
Jumlah 720 520 405 1645 1645
Rata-rata 30 21,67 16,88 68,54 68,54

Grafik Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Siklus I

Siklus II

  • Siswa yang memahami gambar arah mata angin meningkat
  • Siswa mampu menerapkan arah mata angin dalam denah
  • Nilai rata-rata membuat denah meningkat

Dari hasil data tersebut dapat dibuat tabel dan grafik, yaitu sebagai berikut :

Tabel Siklus II

Pemahaman Siswa dalam menerapkan arah mata angin pada denah mata pelajaran IPS kelas III MI Islamiyah Dawu

NO Uraian Kegiatan Siklus II
Pemahaman %
1 Siswa yang memahami gambar arah mata angin 20 83
2 Siswa yang mampu menerapkan arah mata angin dalan denah 17 70

3

Siswa yang mampu membuat denah tetapi tidak memahami arah mata angin 4 16

Tabel 3  Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Siklus II

NO NAMA Ketepatan Gambar arah mata angin Kesesuaian denah dengan arah mata angin Keterangan Denah Scor Nilai
0 – 40 0 – 40 0 – 20
1 Agus 20 20 15 55 55
2 Ardan 20 20 15 55 55
3 Celvin 40 20 15 75 75
4 Dwi 40 40 20 100 100
5 Efendi 40 40 20 100 100
6 Ellyana 40 40 20 100 100
7 Eno 40 40 15 95 95
8 Ghalih 40 40 15 95 95
9 Ibnu 40 20 15 75 75
10 Imam 40 20 15 75 75
11 Maratus 40 40 15 95 95
12 Maulana 40 40 15 95 95
13 Mieke 40 40 15 95 95
14 M.Aditya 40 40 15 95 95
15 M.Nurul 40 40 20 100 100
16 Novita 40 40 20 100 100
17 Rani 40 40 20 100 100
18 Rio 40 40 15 95 95
19 Roni 40 40 15 95 95
20 Sangky 20 20 15 55 55
21 Siti 40 40 20 100 100
22 Tri Purwanto 20 20 15 55 55
23 Twingky 40 40 20 100 100
24 Yulikawati 40 40 20 100 100
Jumlah 880 820 405 2105 2105
Rata-rata 36,67 34,17 16,88 87,71 87,71

Grafik Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Siklus II

Tabel Rekapitulasi

Pemahaman Siswa Dalam Menerapkan Arah Mata Angin Pada Denah Mata Pelajaran IPS Kelas III MI Islamiyah Dawu

NO Uraian Kegiatan Kondisi Awal

Pembelajaran

Siklus I Siklus II
Pema

haman

% Pemahaman % Pema

haman

%
1 Siswa yang memahami gambar arah mata angin 7 30 12 50 20 83
2 Siswa yang mampu menerapkan arah mata angin dalan denah 3 12 5 20 17 70

3

Siswa yang mampu membuat denah tetapi tidak memahami arah mata angin 14 58 7 30 4 16

Tabel Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Kondisi Awal Pembelajaran, Siklus I, dan Siklus II

NO NAMA Kondisi Awal Pembelajaran Nilai Siklus I Nilai Siklus

II

Ket
1 Agus 35 50 55 meningkat
2 Ardan 35 50 55 meningkat
3 Celvin 35 50 75 meningkat
4 Dwi 75 100 100 meningkat
5 Efendi 65 80 100 meningkat
6 Ellyana 55 80 100 meningkat
7 Eno 40 70 95 meningkat
8 Ghalih 40 75 95 meningkat
9 Ibnu 35 50 75 meningkat
10 Imam 35 50 75 meningkat
11 Maratus 35 50 95 meningkat
12 Maulana 35 50 95 meningkat
13 Mieke 35 50 95 meningkat
14 M.Aditya 35 55 95 meningkat
15 M.Nurul 75 100 100 meningkat
16 Novita 100 100 100 tetap
17 Rani 55 80 100 meningkat
18 Rio 40 50 95 meningkat
19 Roni 40 75 95 meningkat
20 Sangky 35 50 55 meningkat
21 Siti 75 80 100 meningkat
22 Tri Purwanto 35 50 55 meningkat
23 Twingky 100 100 100 tetap
24 Yulikawati 100 100 100 tetap
Jumlah 1245 1645 2105
Rata-rata 51,88 68,54 87,71

Grafik Hasil Penilaian Tugas Membuat Denah

Kondisi Awal Pembelajaran, siklus I, dan siklus II
2.         Deskripsi Temuan dan Refleksi

Berdasarkan temuan dari hasil pemberian tugas membuat denah, diperoleh gambaran bahwa sebagian besar siswa sudah memahami arah mata angin dalam denah. Dari tugas membuat denah sekitar 70 % siswa sudah mampu membuat denah secara benar. Nilai rata-rata kelas pada tugas membuat denah yaitu 87, dari 100, nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 100 dari 100 dan nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 55 dari 100. Pada data tersebut terlihat dari 24 siswa sebanyak 17 siswa ( 70 % ) memperoleh nilai diatas rata-rata kelas. Berdasarkan temuan dan hasil diskusi dengan sejawat dan supervisor, perbaikan pembelajaran dilakukan dalam 2 kali pertemuan.

3.         Pembahasan

Berdasarkan temuan dari hasil pemberian tugas membuat denah tersebut perbaikan pembelajaran menunjukkan keberhasilan perbaikan pembelajaran yang terjadi adalah :

  1. Guru menerapkan strategi mengajar dengan pendekatan Aktif Efektif dan menyenangkan ( PAKEM ) yang sebelumnya guru lebih aktif karena menggunakan metode ceramah demontrasi.

Pendekatan PAKEM kemudian dijabarkan kedalam proses pembelajaran yang mendorong kearah tercapainya hasil belajar yang optimal.

  1. Guru tidak lagi menggunakan media pendukung yang kurang dipahami dan menarik bagi siswa, tetapi guru telah menggunakan media yang mudah dipahami dan menarik bagi siswa. Karena media yang mudah dipahami dan menarik bagi siswa dapat merangsang siswa mudah memahami materi pelajaran sehingga meningkatkan hasil belajar.
  2. Pada kegiatan pembelajaran pertanyaan guru tidak selalu menghendaki jawaban secara serentak, tetapi secara individual. Dan pada waktu pemberian tugas guru meminta siswa mengerjakan secara individu untuk membuat denah. Hal ini mampu mendorong siswa lebih memahami materi pelajaran.

E.  KESIMPULAN DAN SARAN TINDAK LANJUT

  1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan, sebagai berikut :

  1. Pemahaman siswa terhadap materi pelajaran dapat ditingkatkan melalui penerapan metode bervariasi yang banyak melibatkan keaktifan siswa.
  2. Penerapan metode pemberian tugas dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran
  3. Penggunaan media yang mudah dipahami dan menarik bagi siswa mampu meningkatkan hasil belajar.
  1. Saran Tindak Lanjut

Berdasarkan kesimpulan tersebut, yang sebaiknya dilakukan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran antara lain :

  1. Menggunakan media pembelajaran yang mudah dipahami dan menarik bagi siswa
  2. Menggunkan metode yang sesuai dengan materi pembelajaran yang mampu memudahkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran
  3. Berlatih kerja mandiri
  4. Memberi penguatan, motivasi, atau pujian

Dalam rangka pembelajaran setiap hari, sering mengalami masalah yang kadang-kadang tidak mampu memecahkan masalah tersebut. Berdasarkan pengalaman melaksanakan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas, kiranya perlu mengaktifkan kegiatan guru dalam kelompok kerja guru ( KKG ), sehingga ada wadah untuk bertukar pendapat serta pengalaman dalam proses pembelajaran yang pada akhirnya meningkatkan profesionalitas guru dan hasil belajar siswa yang optimal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: